Kampus STIAP Palu Milik Mahasiswa

Foto bersama sejumlah pejabat dan dosen STIAP Palu dengan perwakilan peserta KKN Angkatan Ke-XVIII Tahun 2018. Foto: Amiluddin

SULTENG RAYA-Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan (STIAP) Palu, secara fisik adalah milik mahasiswa, sebab hampir 100 persen bangunan fisik kampus ini dibangun dan didanai sendiri oleh mahasiswa, melalui program fisik KKN.

Hal itu sudah berjalan sejak pelaksanaan KKN angkatan pertama hingga angkatan ke-XVIII Tahun 2018 ini. Mulai dari pembangunan gedung, pemasangan Paving untuk halaman, pagar, mobiler dan sebagainya. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua STIAP Palu Dr H Nasir Mangngasing, saat penarikan peserta KKN Angkatan Ke-XVIII Tahun 2018.

Kali ini, KKN Angkatan ke-XVIII memiiliki 11 item program kerja fisik, 10 item diantaranya telah terealisasi 100 persen dan satu diantaranya hanya dapat terealisasi 50 persen.

Yang pertama, pengadaan kamera 1 buah, pengecetan seluruh ruangan kampus, pengadaan infokus 3 buah, pengadaan AC 3 unit dan kipas angin 1 unit, pengadaan meja /kursi pengajar dosen 6 unit, pengadaan papan tulis 4 unit, pembuatan dan pemasangan pintu kelas 2 unit, pengadaan pot bunga untuk halaman, pengadaan gorden ruang tamu dan ruang unsur pimpinan, serta pembuatan pagar kampus (progres pekerjaan 50 persen).

Hal tersebut kata Nasir, adalah sumbangan terbesar mahasiswa buat almamaternya, sekaligus akan menjadi amal jariah yang akan mereka nikmati sepanjang kampus ini masih menjadi pilihan masyarakat untuk ditempati menuntut ilmu.

Sebagai kampus swasta kata Nasir, sudah sewajarnya pembangunan kampus dilakukan secara gotong royong oleh warga kampus, tidak terkecuali oleh mahasiswanya sendiri melalui program KKN.

Namun ada hal istimewa kata Nasir, sepanjang penyelenggaraan KKN oleh STIAP Palu, angkatan ke-XVIII ini yang paling dinilai aktif, baik itu peserta laki-laki maupun perempuan, bahkan sejumlah peserta KKN perempuan tidak segan-segan turun tangan melakukan pengecetan tempok dan plafon gedung kampus.

Segala bentuk status sosial peserta KKN, tempat kerja, pejabat, kaya, dan miskin tidak menjadi penghalang baginya untuk berbaur bersama menyukseskan program-program KKN yang mereka susun bersama. “Tanpa mengesampingkan angkatan-angkatan sebelumnya, angkatan tahun 2018 inilah yang paling aktif, hidup suasana KKNnya,”kata Nasir, disambut Standing applause dari peserta KKN.

Selain itu kata Nasir, di angkatan tahun ini, juga ada salah satu pejabat tinggi dipemerintahan Kota Palu yang menjadi salah satu peserta KKN, yakni Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said, dan itu belum perna terjadi di angkatan-angkatan sebelumnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Panitia KKN angkatan Ke-XVIII Ramadan menambahkan, jika peserta KKN tahun ini juga telah menyelesaikan sejumlah program Non Fisik, diantaranya kunjungan kemuseum Provinsi Sulawesi Tengah yang diprakarsai Kelompok V dan diikuti anggota kelompok lainnnya secara bersama-sama.

Kegiatan jalan santai yang diikuti semua peserta KKN angkatan XVIII, dan donor darah kerjasama PMI Kota Palu.

Begitu juga dengan program Ekstra Mahasiswa, telah menyelesaikan sebanyak tiga Item, masing-masing Bakti Sosial di Pasar Inpres yang diprakarsai kelompok 3 dan diikuti oleh anggota kelompok lainnya, perbaikan taman kampus STIAP Palu, dan yang terakhir membersihkan lingkungan kampus.

“Alhamdulillah, pelaksanaan KKN selama dua bulan dapat berjalan dengan baik, tanpa adanya kendala yang berarti, semua dapat dikendalikan dengan baik, ini semua atas kerjasama baik dari peserta KKN, panitia serta pihak pimpinan kampus,”tutur Ramadan. AMI

Sumber : https://sultengraya.com/68245/kampus-stiap-palu-milik-mahasiswa/