BAN-PT Visitasi Akreditasi STIAP Palu

Tim Asesor Prof Kiagus Muhammad Sobri dari Universitas Sriwijaya (tengah) dan Hari Susanta Nugraha dari Universitas Diponegoro (kanan), sedang mewawancarai Ketua STIAP Palu, Nasir Mangasing (kiri) di STIAP Palu, Jalan Nuri No.18, Kelurahan Tanamodindi Kecamatan Mantikulore Kota Palu, Senin (17/12/2018). FOTO: HANGGA NUGRACHA

Kunjungan Tim Asesor terdiri dari Prof Kiagus Muhammad Sobri dari Universitas Sriwijaya dan Hari Susanta Nugraha dari Universitas Diponegoro, dalam rangka visitasi re-Akreditasi STIAP Palu.

Kegiatan visitasi di STIAP Palu, Jalan Nuri No.18, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore Kota Palu, berlangsung selama tiga hari, yakni 16-18 Desember 2018.

Ketua STIAP Palu, Nasir Mangngasing mengatakan, kedatangan Tim Asesor BAN-PT itu, sebagai tindak lanjut pengajuan permohonan Akreditasi pada 26 Juni 2018 lalu, kepada BAN-PT.  Dengan mengirimkan Borang Akreditasi nomor:026/202.106/KP/VI/2018 tanggal 26 Juni 2018, sebagai salah satu syarat penilaian mutu dan kelaikan STIAP Palu, untuk dinaikkan akreditasinya menjadi kategori B.

Karena, kata dia, akreditasi sebagai bagian penting untuk eksistensi dan kemajuan perguruan tinggi, khususnya STIAP Palu. Saat ini, kata dia, STIAP Palu masih akreditasi kategori C sejak 2013 lalu, berdasarkan SK Akreditasi BAN-PT nomor:227/SK/BANPT/AK-XVI/S/X/2013.

“Kita (STIAP Palu) kan masih Akreditasi C. Nah kita berupaya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu cara yang kami tempuh, mengajukan permohonan akredirasi ke BAN-PT. Dengan harapan, STIAP Palu bisa menjadi mendapat Akreditasi B dan menjadi perguruan tinggi terkemuka di Sulawesi Tengah. Sehingga, bapak Prof Dr Kiagus Muhammad Sobri, M.Si. dan Dr Hari Susanta Nugraha hadir di sini untuk memeriksa fakta-fakta yang kita tulis dalam Borang Akreditasi,” jelas Nasir Mangasing di STIAP Palu, Senin (17/12/2018).

Sementara itu, Asesor Prof Kiagus Muhammad Sobri dari Universitas Sriwijaya dan Hari Susanta Nugraha dari Universitas Diponegoro, mengatakan, kedatangan Tim Asesor merupakan tugas dari BAN-PT untuk menindaklanjuti Borang Akreditasi yang diajukan STIAP Palu untuk penilaian permohonan re-Akreditasi di BAN-PT. Menurutnya, setelah Borang Akreditasi dinilai, pihaknya menyatakan laik untuk divisitasi.

“Sehingga, kami datang untuk menilai. Apakah isi Borang yang dilaprokan sesuai dengan fakta di lapangan atau tidak. Apakah ada data yang perlu ditambah atau tidak.  Dari hasil divisitasi inilah, nanti keluar nilai divisitasinya sebagai acuan untuk melanjutkan pada proses peningkatan akreditasi,”kata Prof Kiagus Muhammad Sobri.

Untuk hasilnya, kata dia, secara komputerisasi sudah bisa keluar tiga hingga empat pekan mendatang. Namun, secara adminitrasi, dengan keputusan BAN-PT, keluar hingga tiga bulan mendatang.

“Jadi, sifatnya divisifitas ini, bukan hanya melihat dokumen yang dibutuhkan. Tapi, juga memberikan rekomendasi, pembinaan dan perbaikan. Nah, ada beberapa poin yang telah kami sampaikan kepada pihak STIAP Palu. Salah satunya, mengenai struktur organisasi. Dan Ketua STIAP Palu sudah siap untuk menerapkan saran kami,” kata dia.

Senada, Hari Susanta Nugraha, mengatakan, yang perlu ditekankan STIAP Palu, civitas akademika STIAP Palu dibutuhkan keteladanan dalam rangka bangkit pascabencana. Dari kampus harus ada tokoh-tokoh pemimpn pubik yang dapat memberi tauladan kepada masyarakat dan menunjukkan Palu itu kuat, Palu bisa bangkit. Hal itu bisa datang dari kampus. Itu harus ditunjukkan STIAP Palu. Sehingga, eksistensi STIAP Palu di masyarakat lebih kuat lagi.

“Berikutnya, perlu ditingkatkan lagi. Kedepan, STIAP Palu harus berani bersaing dengan perguruan tinggi di Sulawesi secara umum. Dia harus berkompetensi tinggi. Kualitas pendidikan di STIAP Palu harus mampu memberikan jaminan mutu terhadap mahasiswa untuk bisa menjadi manusia yang berguna,” tuturnya.

Selain melakukan verikasi data borang menganai sarana prasarana, ruang belajar, lab, perpustakaaa, tim asesor juga meminta tanggapan mahasiswa, alumni, dosen, staf dan stakeholder yang bekerja sama STIAP Palu.

Diketahui, STIAP Palu berdiri sejak 1982 dengan nama Akademik Administrasi Pembangunan (AAP) di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Sulawesi Tengah (YPTST). AAP berubah nama STIAP sejak 2000 silam.